Dalam dunia desain interior, warna putih sering dianggap aman dan netral. Namun kenyataannya, putih punya banyak turunan warna yang memberikan nuansa berbeda. Dua yang paling sering digunakan adalah warna putih tulang dan broken white. Sekilas mirip, tapi jika diperhatikan lebih detail, keduanya punya karakter dan fungsi yang berbeda dalam hunian.
Agar Anda tidak salah pilih, yuk pahami perbedaan warna broken white dan warna putih tulang, lengkap dengan tips dan contoh penerapannya. Yuk, simak!
Broken White Itu Seperti Apa?

Broken white adalah warna putih yang “dipecah” dengan sedikit campuran warna lain, biasanya abu-abu atau beige. Karena itulah, banyak orang bertanya: broken white warna apa?
Jawabannya, broken white adalah putih lembut yang tidak terlalu terang, tidak silau, dan terlihat lebih hangat dibanding putih murni. Warna ini sering digunakan untuk menciptakan kesan homey, elegan, dan timeless pada interior rumah.
Dalam praktik desain, broken white sangat fleksibel karena mudah dipadukan dengan berbagai konsep, mulai dari minimalis modern, Japandi, hingga Skandinavian.
Baca Juga: Bagaimana Cara Hitung Luas Tanah? Simak Metodenya di Sini!
Perbedaan Warna Broken White dengan Putih Tulang
Walaupun sering dianggap sama, warna putih tulang dan warna broken white memiliki perbedaan mendasar:
1. Undertone Warna
- Broken white: cenderung abu-abu atau beige lembut
- Putih tulang: memiliki undertone kekuningan yang lebih hangat
2. Kesan Visual
- Broken white terlihat lebih netral dan modern
- Putih tulang terasa lebih klasik dan earthy
3. Gaya Desain
- Broken white cocok untuk konsep modern, Japandi, dan Skandinavian
- Warna putih tulang lebih sering dipakai untuk gaya klasik atau tradisional
Dengan memahami perbedaan ini, Anda bisa memilih warna yang benar-benar sesuai dengan karakter rumah.
Baca Juga: Walk In Closet Adalah: Definisi dan Hal yang Perlu Diketahui!
Kelebihan Warna Broken White untuk Interior Rumah
Mengapa broken white begitu populer dalam desain hunian modern? Berikut beberapa alasannya:
- Tidak mudah terlihat kotor dibanding putih murni
- Memberikan kesan ruangan lebih luas dan terang
- Lebih ramah di mata untuk jangka panjang
- Mudah dipadukan dengan material kayu, batu alam, dan tekstil natural
Itulah sebabnya broken white sering dipilih oleh desainer interior profesional untuk hunian jangka panjang.
Bagaimana Cara Memilih Warna Broken White yang Tepat?
Sebelum memutuskan menggunakan warna broken white, perhatikan beberapa hal berikut:
1. Sesuaikan dengan Material Interior
Broken white akan terlihat lebih hidup jika dipadukan dengan kayu natural atau lantai bertekstur.
2. Gunakan Sampel Warna
Jangan hanya mengandalkan katalog, aplikasikan tester langsung di dinding.
3. Sesuaikan dengan Konsep Rumah
Untuk rumah modern dan minimalis, pilih broken white dengan undertone abu-abu lembut.
Contoh Pengaplikasian Warna Broken White pada Hunian

Berikut beberapa contoh rekomendasi bagaimana warna broken white digunakan dalam hunian, di antaranya:
1. Ruang Tamu yang Hangat dan Terbuka
Penggunaan warna broken white pada dinding ruang tamu membantu menciptakan kesan luas, terang, dan ramah. Warna ini tidak memantulkan cahaya secara berlebihan seperti putih murni, sehingga suasana terasa lebih nyaman. Dipadukan dengan furnitur kayu, sofa krem, atau aksen hitam doff, ruang tamu terlihat modern sekaligus hangat.
2. Kamar Tidur Japandi yang Nyaman
Dalam konsep Japandi, broken white sering dijadikan warna utama karena mampu menghadirkan nuansa minimalis yang menenangkan. Warna ini sangat cocok untuk dinding kamar tidur karena memberi efek visual yang lembut dan tidak melelahkan mata. Kombinasikan dengan sprei polos, headboard kayu natural, dan pencahayaan hangat untuk menciptakan ruang istirahat yang optimal.
3. Dapur Minimalis yang Bersih dan Elegan
Broken white juga ideal digunakan pada area dapur, baik untuk dinding maupun kabinet. Warna ini memberikan kesan bersih tanpa terlihat terlalu steril. Dipadukan dengan countertop batu alam atau aksen metalik, dapur tampil rapi, modern, dan mudah disesuaikan dengan berbagai gaya interior.
4. Kamar Mandi Skandinavian Rustic yang Natural
Untuk kamar mandi, warna broken white membantu menciptakan kesan terang dan lapang, terutama pada ruang terbatas. Saat dikombinasikan dengan material seperti batu alam, keramik tekstur, atau kayu tahan air, broken white memperkuat nuansa Skandinavian rustic yang simpel namun tetap elegan.
5. Area Koridor dan Tangga yang Lebih Terang
Koridor dan area tangga sering kali kurang mendapat cahaya alami. Penggunaan broken white pada area ini membantu memantulkan cahaya dengan lembut sehingga ruangan tidak terasa sempit atau gelap. Selain fungsional, warna ini juga membuat transisi antar ruang terlihat lebih menyatu dan rapi.
Warna Putih untuk Hunian Modern yang Bernilai Jangka Panjang
Pemilihan warna bukan hanya soal estetika, tapi juga kenyamanan dan nilai jangka panjang. Warna seperti broken white terbukti mampu mengikuti perubahan tren tanpa cepat terasa usang.
Tak heran jika banyak kawasan hunian modern mengadopsi palet warna netral dan elegan ini. Salah satunya adalah CitraLand Palembang, yang menghadirkan konsep hunian modern dengan desain fasad dan interior yang harmonis, terang, dan nyaman untuk ditinggali dalam jangka panjang.
Dengan perencanaan warna yang tepat, hunian di kawasan seperti CitraLand Palembang tidak hanya sedap dipandang, tetapi juga menjadi investasi kenyamanan bagi Anda dan keluarga.



